Kamis, 06 September 2012

Definisi Bimbingan Konseling


1.    Definisi tentang bimbingan konseling.
Bimbingan dan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan ,maupun kelompok, agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kempapuan belajar dan perencanaan karier, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung, berdasarkan norma – norma yang berlaku.
Pelayanan dan bimbingan dan konseling disekolah memfasilitasi pengembangan peserta didik, secara individual, kelompok, dan atau klasikal, sesui dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, perkembangan, kondisi, serta peluang – peluang yang dimiliki pelayanan ini juga membatu mengatasi kelemahan dan hambatan serta masalah yang dihadapi peserta didik.
Definisi bimbingan
Sebagian ahli telah merumuskan definisi bimbingan. Achmad Badawi (1973) mengemukakan bahwa Bimbingan adalah proses bantuan yang diberikan oleh pembimbing terhadap individu yang mengalami problem, agar si terbimbing mempunyai kemampuan untuk memecahkan problemnya sendiri dan akhirnya dapat mencapai kebahagiaan hidupnya, baik kebahagiaan dalam kehidupan individu maupun sosial.
Djumhur dan Moh Surya (1975) mengemukakan bahwa bimbingan yaitu suatu proses pemberian bantuan secara terus menerus dan secara sistematis kepada individu dalam memecahkan masalah yang dihadapinya agar tercapainya kemampuan untuk memahami dirinya atau (self understanding) kemampuan untuk menerima dirinya kemampuan untuk dirinya (self direction), dan self realizaition (merealisai diri), sesuai dengan potensi dan kemampuan dalam mencapai penyesuaian diri dengan lingkungan, baik keluaraga, sekolah, maupun masyarakat.
Miller (1961) mengemukakan bahwa guidence is the proses of helping individuals achieve the self undersanding and self direction necessary to make the maximum adjustment to school, home, and community.
Crow & Crow (1960) mengemukakan bahwa bimbingan dapat diartikan sebagai bantuan yang diberikan oleh seorang baik pria maupun wanita, yang dimiliki pribadi yang baik dan pendidikan yang memadai, kepada sorang individu dari setiap usia untuk menolongnya mengemudikan kegiatan – kegiatan hidupnya sendiri, membuat pilihannya sendiri dan memikul bebannya sendiri.
Dari beberapa rumusan definisi bimbingan tersebut dapatlah ditarik beberapa unsur yang terkandung didalam sbb,
a.    Pembimbing, yaitu seseorang yang karna keahlian dan kewenangan memberikan bantuan kepada Konseli.
b.    Terbimbing, yaitu seseorang yang karena maslah dan keterbatasan kemampuan menerima bantuan dari konselor.
c.    Masalah, yaitu sesuatu yang sedang dihadapi terbimbing/konseli untuk memperoleh penyelesaian.
d.    Proses, yitu terjadinya interaksi antara pembimbing dan terbimbing dalam penyelesaian masalah.
e.    Tujuan, yaitu sesuatu yang ingin dicapai oleh pembimbing, dalam arti dapat membantu dan memncapai hasil yang baik; dan terbimbing, dalam arti dapat menyelesaikan masalahnya sendiri dan dapat bahagia.
Definisi konseling
Walgito (1980) mengemukakan bahwa counseling atau konseling adalah bantuan yang diberikan kepada individu dalam memecahkan masalah kehidupanya dengan wawancara, dengan cara – cara yang sesuai dengan keadaan individu yang dihadapi untuk mencapai kesejahteraan hidupnya.
Gleen E .Smith (1955) mengemukakan : konseling adalah suatu proses dimana konselor membantu konseli dengan membuat interpretasi mengenai fakta – fakta yang berhubungan dengan pemilihan, rencana atau penyesuaina yang ia butuhkan.
C. Patterson (1959) mengemukakan: ...the process involving interpersonal relationship between a therapist an one or more clients pray with the former employs psycologikal methods based on systematic knowledge of human personality in attempting to improve the mental health of the latter.